Alasan mengapa tombol keyboard tidak berurutan sesuai abjad | Hampir setiap hari kita bersentuhan dengan keyboard, baik ketika mengetik tugas, bermain game, ataupun ketika sekedar browsing di internet.

Keyboard menjadi salah alat input yang ada di komputer, fungsinya terbilang sangat fital karena tanpa keyboard tentu kita akan sangat kesulitan dalam mengoperasikan komputer.

Tapi ada satu hal yang cukup menarik tentang keyboard, yaitu huruf-huruf nya tidak berurutan. Kira-kira apa ya alasannya?

Keyboard yang kita gunakan sehari-hari memang tidak dibuat sesuai urutan abjad, namun hebatnya tanpa disadari kita bisa dengan lancar sekali mengetik di keyboard yang tidak berurutan tersebut.

Tentu ada alasan kenapa papan keyboard tidak diciptakan berurutan sesuai abjad sehingga membuat kita dengan mudah bisa mengetik seperti saat ini.

keyboard komputer

Mengetik di keyboard (Image: pixabay.com)

Pada tahun 1873, Christopher Latham Sholes dan teman-temannya menemukan mesin ketik pertama, akan tetapi mereka menemukan sebuah kesulitan dengan tombol-tombol yang berbenturan. Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, mareka akhirnya mengatur tombol-tombol tersebut sedemikian rupa sehingga huruf-huruf yang sering digunakan dalam bahasa Inggris ditaruh berjauhan.

– Baca juga: Alasan Kenapa Panah Kursor Mouse Komputer Dibuat Miring

Berdasarkan “1001 Fakta Sains”, ternyata penempatan posisi huruf yang dilakukan oleh Latham Sholes dan teman-temannya itu terbukti berhasil, sehingga posisi huruf tersebut masih saja digunakan hingga kini, meskipun sekarang pengguna komputer tidak hanya didominasi oleh orang yang mengetik dalam bahasa Inggris saja, bahkan kita orang Indonesia pun bisa lancar mengetik dengan posisi huruf di keyboard yang ada sekarang ini.

Sebenarnya banyak orang yang mengkritik posisi tersebut, karena dengan posisi seperti itu dianggap membuat tangan kiri bekerja lebih banyak sehingga akan gampang lelah ketika mengetik cukup banyak, namun ternyata hingga kini posisi tersebut masih dianggap posisi yang paling pas dan buktinya apa yang disusun Sholes dan kawan-kawannya tetap digunakan oleh masyarakat dunia.

Terima kasih untuk Chritoper dan kawan-kawannya…, pekerjaan kami jadi lebih mudah berkat kalian.