Tempat penyeberangan (zebra cross) 3D di India yang sangat inovatif | India memiliki masalah dengan keselamatan di jalan, karena lebih dari 200.000 orang tewas di jalan-jalan di negara tersebut setiap tahunnya menurut laporan keselamatan global tahun 2015 yang diterbitkan oleh World Health Organization.

Jumlah angka yang mengkhawatirkan tersebut mendesak pemerintah India untuk segera melakukan sesuatu untuk mengatasi hal tersebut.

Berbagai cara dipikirkan, dan akhirnya salah satu cara unik mereka temukan sebagai upaya untuk mengatasi masalah tersebut.

Untuk mengatasi berbagai masalah dijalan tersebut, para pengemudi yang ngebut di daerah dimana banyak pejalan kaki yang menyeberang kini tampaknya akan lebih berhati-hati. Karena solusi yang cukup inovatif telah diterapkan dengan membuat gambar ilusi 3D di tempat penyeberangan (zebra cross) yang ada di India.

Dengan cara tersebut mereka berharap bahwa kesan rintangan nyata yang ditimbulkan oleh gambar tersebut bisa membuat para pengemudi bisa memperlambat kendaranaannya.

Bayangkan saja, ketika berjalan ternyata di depan kita tampak sejumlah balok yang berjejer, atau ada kubangan yang bisa membuat mobil terjun bebas, atau jembatan yang membuat pengemudi mengurangi kecepatan kalau tidak mau jatuh.

Hal tersebut mungkin memang tidak akan sepenuhnya bekerja dengan baik, namun inovasi tersebut tetap terlihat bagus dan menarik. Mungkin perlu dicontoh juga di Indonesia.

Mau lihat seperti apa gambarnya, langsung saja lihat zebra cross 3D di India berikut ini.

penyebrangan zebra cross 3d India 1

penyebrangan zebra cross 3d India 2

penyebrangan zebra cross 3d India 3

penyebrangan zebra cross 3d India 4

penyebrangan zebra cross 3d India 5

Credit Image (designer-daily.com)

penyebrangan zebra cross 3d India 6

Dua wanita pencipta desain zebra cross 3D di India (Image: indiatimes.com)

Selain zebra cross yang berbentuk balok-balok yang terkesan bisa merusak kendaraan jika di hantam, ada juga rintangan lain dengan gambar berbentuk kubangan ataupun jembatan.

Silahkan saksikan video berikut ini untuk lebih jelasnya.

Credit video (citylab.com)