Sitelink hilang dan SEO rusak ketika website mati beberapa hari | Sitelink adalah beberapa tautan (hyperlinks) yang muncul dibawah domain website utama saat kita melakukan pencarian di Google. Daftar sublink yang muncul biasanya adalah dari kategori tertentu yang dianggap populer oleh Google.

Google yang menentukan link mana saja yang masuk, namun melalui Google Search Console kita bisa menentukan link mana saja yang tidak ingin ditampilkan dalam sitelink. Kita hanya bisa menghapus link yang tidak ingin ditampilkan namun tidak bisa menentukan sendiri daftar sitelink yang ingin dimunculkan.

Sitelink ini tidak bisa kita buat dan desain sendiri strukturnya, namun itu adalah pemberian dari Google.

Jika Anda belum paham juga, berikut ini contoh sitelink untuk kata kunci pertamina, dimana ada link Jobs, Karir, Vacancy, Company Profile dan lainnya.

sitelink

Google yang menentukan domain mana saja yang berhak mendapatkan sitelink, biasanya berdasarkan kepopuleran situs tersebut, kesehatan website tersebut. Indikasinya tentu panduan Webmaster Google.

Apabila website Anda dianggap sehat, rapih, ramai pengunjung, stabil, maka akan mudah untuk mendapatkan hadiah sitelink dari Google.

Sitelink hilang saat website mati

Namun baru-baru ini beberapa website yang kami kelola mengalami nasib sial (bukan jurnalweb.com), karena untuk website tersebut kami masih menggunakan shared hosting (pertimbangannya karena traffic website masih sangat kecil) tiba-tiba saja pihak hosting melakukan suspend terhadap domain website tersebut, padahal selama hosting disana domain tersebut tidak pernah bermasalah sebelumnya, dan pengunjungnya pun tidak bertambah banyak, karena website tersebut juga sudah hampir 6 bulan tidak ada update halaman, namun walaupun tidak update kami selalu cek trafficnya dan cek juga SEO nya, cek juga pluginnya, semua stabil.

Dari sisi engine, website tersebut juga hanya menggunakan WordPress dan hanya menggunakan plugin standar yang seharusnya tidak berat, karena sudah terbukti semenjak website tersebut dibangun pada tahun 2014 lalu tidak pernah ada masalah yang berarti.

Sebagai gambaran, website tersebut memiliki page view sekitar 2000-an. Berikut ini data yang kami ambil hari ini (ternyata hari pertama setelah website kemaren mati total, pengunjung yang datang hanya sedikit sekali karena SEO yang rusak).

traffic pengunjung

Harusnya dengan kondisi seperti itu website tetap bisa berjalan dengan stabil meskipun menggunakan shared hosting, kecuali beban servernya bertambah terus karena setiap hari ada domain baru yang ditambahkan ke server tersebut, ini tentu tanggung jawab pihak hosting untuk menjaga stabilitas dan kualitas mereka dengan membatasi jumlah website dalam satu server.

Namun 3 hari kemarin kami tidak sempat mengecek website tersebut, ternyata pihak hosting mematikan website secara diam-diam dan tidak memberikan notifikasi kepada kami. Alasannya website tersebut overload dan bisa mengganggu website lain yang ada di server tersebut. Namun sangat disayangkan seharusnya ketika server sudah stabil website kembali dihidupkan (biasanya dalam beberapa jam saja sudah stabil), namun ternyata tidak.

Pihak hosting juga seharusnya memberitahukan apabila website disuspend selama itu, agar si pemilik website bisa tahu dan apabila memang harus ada yang diperbaiki harusnya dibicarakan bagian mana yang salah dan harus dibenahi. Walaupun sebenarnya menurut kami tidak perlu ada yang diperbaiki karena website tidak kena hack, tidak ada penambahan script, tidak ada penambahan artikel dan paling hanya update versi WordPress dan plugin saja.

Alhasil tidak ketahuan kalau website tersebut sudah mati selama 3 hari. Untung saja kami sempat cek traffic melalui smartphone, ternyata traffic memunculkan visitor yang sangat rendah dan bahkan ada yang nol visitor selama 3 hari terakhir, kalau tidak kebetulan kami cek mungkin website tersebut akan mati terus. Sangat disayangkan sekali hosting sewenang-wenang dan tidak menjaga website kami dengan baik. Mereka juga tidak berkomunikasi dengan baik dengan klien yang tentu saja dirugikan dengan kejadian seperti ini.

Ketika kami minta konfirmasi, mereka malah menyuruh kami berpindah saja ke VPS, bahkan mereka menyuruh kami untuk pindah ke provider hosting yang lain. Duhh, kok seperti itu, padahal tidak ada penambahan script dan tidak ada penambahan pengujung yang signifikan selama 6 bulan terakhir. Ini kualitas mereka yang bertambah buruk atau gimana, kami juga tidak paham.

Kami tidak mengerti TS nya yang kurang tahu tata krama atau gimana, karena tidak seharusnya seorang TS berbicara seperti itu, seolah mereka mengusir kliennya. Mereka seakan lupa bahwa mereka selalu promosi seolah server mereka tangguh, mereka juga lupa bahwa mereka sudah menerima uang sewa untuk jangka waktu tertentu. Seharusnya pihak hosting menjaga klien-kliennya, setidaknya hingga masa tanggung jawab mereka berakhir.

Matinya website selama tiga hari tentu sebuah petaka tersendiri untuk website tersebut, tidak mendapatkan traffic, tidak mendapatkan follower, tidak mendapatkan penghasilan lainnya, sampai-sampai rusaknya SEO yang sudah dibangun dengan susah payah. Sebagai gambaran, membangun SEO itu jika harus menggunakan jasa praktisi SEO profesional bisa menghabiskan uang puluhan hingga ratusan juta.

sitelink

Sitelink yang sebelumnya muncul ternyata setelah kami cek hilang begitu saja, bahkan domain tersebut tidak muncul pada urutan pertama Google. Sebagian besar artikel lain juga terlempar dari posisi sebelumnya di hasil pencarian. Padahal sebelumnya berjaya di Google. Haduh ini tentu sangat merugikan.

Jadi pelajaran buat kami dan para pembaca artikel ini, ternyata sitelink akan dicabut oleh Google apabila website tersebut tidak bisa diakses dalam waktu 2 hingga 3 hari saja, dan artikel juga akan terlempar dari hasil pencarian Google.

Jadi untuk Anda yang memiliki website, jangan sampai website Anda mati tanpa Anda ketahui, karena itu tentu akan sangat merugikan. Disamping itu pilihlah web hosting yang bertanggung jawab, webhosting yang tangguh untuk website Anda tercinta. Jangan pilih webhosting yang menawarkan fasilitas yang seakan canggih namun setelah digunakan ternyata sering mati.

Kami sangat kecewa dengan webhosting yang tiba-tiba saja mematikan website kami karena overload, namun tidak memberikan notifikasi / pemberitahuan melalui email ataupun SMS.

Jadi terpaksa harus kerja keras lagi membangun SEO, semoga bisa pulih dalam beberapa hari kedepan.