Menggunakan banyak gadget bikin kemampuan otak manusia menurun — Sekarang ini gadget sudah menjadi barang wajib yang harus ada di saku ataupun tas seseorang. Begitu pentingnya barang ini, sampai-sampai ada orang yang sudah di tengah perjalanan kembali kerumahnya untuk menggambil gadgetnya yang ketinggalan. Gadget memang sudah sangat sulit dipisahkan dengan kehidupan kita sahari-hari. Gadget digunakan setiap saat tak peduli sedang berada dimana, saat kerja, saat menuggu bus, mengirim email ke teman, browsing, bermain di sosial media, sampai bermain game di toilet juga ada lho.

– Baca juga: Begini 8 Tanda Seseorang Kecanduan Handphone

Bahkan yang lebih parahnya lagi, saat ini tidak sedikit orang yang memiliki gadget lebih dari satu. Mulai dari handphone, smartphone, tablet pc, laptop, iPod, sampai smartwatch. Jika perlu semua dibawa pada saat beraktivitas. Kalau tidak akan mati gaya. Waduuuh…!!

Orang sibuk main handphone

Orang sibuk main handphone (Image:techychic.wordpress.com)

Yang kita tau bahkan dengan banyak gadget maka bisa mempermudah pekerjaan, hal tersebut mungkin benar. Namun, menurut sebuah penelitian yang dilakukan para peneliti di University of Copenhagen, Denmark, bahwa menggunakan banyak gadget justru akan memberikan dampak buruk untuk otak manusia/pemakainya. Nah Lho…

Berdasarkan penelitian tersebut, jika pikiran kita hanya fokus pada satu hal saja dalam satu waktu maka informasi yang kita terima akan bisa dicerna dengan benar. Informasi tersebut kemudian akan disimpan dalam library otak yang bernama hippocampus. Dalam library inilah data yang kita terima akan dikategorisasikan sehingga akan mudah untuk diambil kembali pada saat diperlukan.

Dikutip Jurnalweb.com dari Daily Mail pada Rabu (15/4) bahwa menggunakan banyak gadget sekaligus justru membuat kita sulit menerima informasi yang harusnya akan tersimpan dengan rapi di hippocampus. Sebaliknya malah informasi akan disimpan di bagian lain dari otak yang bernama striatum.

Tahukah Anda apa fungsi striatum? Striatum fungsinya lebih ke fungsi motivasi dan perencanaan, bukan untuk menyimpan data. Jadi akhirnya informasi yang kita dapat tadi akan lebih sulit dicerna oleh otak.

Selain itu, setiap kali kita berpindah dari satu gadget ke gadget lainnya, tubuh kita akan mengeluarkan kimiawi bernama L-dopa yang memproduksi dopamin. Celakanya, peningkatan dopamin ini efeknya sangat buruk, bahkan bisa dibilang sama atau lebih buruk dari efek buruk n4®k0b4. Jadi, wajar saja jika orang yang menggunakan banyak gadget jadi pelupa.

Nah, Anda sendiri setiap hari bawa gadget berapa?