Diam-diam ternyata Microsoft merilis sebuah sistem operasi open-source berbasiskan Debian GNU/Linux yang berjalan pada switch jaringan.

Perangkat lunak ini diberi nama Sonic, alias software untuk open networking di cloud. Ini adalah kumpulan tool dan kernel yang sudah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga bisa diatur cara kerjanya serta apa yang harus dikerjakan.

Menurut The Register, Kamis (10/03/2016) Sonic dibangun berdasarkan sistem operasi Azure Cloud Switch (ASC) berbasiskan Linux.

microsoft linux debian

Image by : youtube.com

ASC adalah otak dibalik cloud Microsoft Azure. Kode ini bisa berjalan di segala macam perangkat keras dari berbagai vendor dan menggunakan C API umum.

“Sonic adalah kumpulan komponen software jaringan yang diperlukan untuk membangun perangkat jaringan seperti switch“, kata Azure CTO Mark Russinovich, di KTT OPC di San Jose, California.

Download

Sonic sudah tersedia untuk di download saat ini juga di Github Repo Microsoft Azure, berada di bawah campuran lisensi open source termasuk GNU GPL dan lisensi Apache.

Menurut Russinovich, sekarang lebih dari 25% mesin virtual yang berjalan pada Azure adalah menggunakan Linux, naik dibandingkan enam bulan lalu yang hanya 20%.

Untuk mengetahui informasi lain seputar Sonic, Russinovich telah membuat postingan blog tentang hal tersebut disini.

Tidak untuk dijual

Microsoft juga sudah mengatakan bahwa mereka “tidak memiliki rencana untuk menjual Sonic kepada pelanggan atau memberikan teknik jaringan atau dukungan pengembangan.”

Sumber: The Register