LiFi jaringan nirkabel 100 kali lebih cepat dibanding WiFi — Sebuah teknologi nirkebel baru telah dikembangkan dimana teknologi tersebut dapat menyediakan koneksi hingga 100 kali lebih cepat dibanding WiFi yang ada saat ini.

Teknologi tersebut dinamakan LiFi, dan telah diuji oleh sebuah startup asal Estonia yang bernama Vermenni. Pengujian hingga saat ini dilakukan di kantornya.

LiFi telah terbukti mampu mengirim data dengan kecepatan hingga 1GBps atau sekitar 100 kali lebih cepat dibanding koneksi Wi-Fi yang ada saat ini.

– Baca juga: 9 Bahaya Wi-Fi Bagi Kesehatan Tubuh Anda

Dengan kecepatan seperti itu maka album, film dengan kualitas HD bahkan video game bisa di download dalam hitungan detik, seperti Jurnalweb lansir dari Times of India (27/11/2015)

LiFi menggunakan Visible Light Communication (VLC), data dikirim antara jaringan dengan lampu LED yang berkedip sangat cepat.

Teknologi ini memiliki satu keterbatasan utama, karena teknologi ini sangat tergantung pada cahaya maka tidak bisa menembus dinding.

jaringan lifi

Gambaran Jaringan LiFi (Image: sciencealert.com)

Namun, hal ini membuat jaringan lebih aman. Kecepatan yang meningkat secara dramatis ini membuat sebuah perbaikan besar pada teknologi yang ada saat ini untuk beberapa aplikasi sekaligus.

Profesor Harald Haas dari Univeristy of Edinburgh adalah pelopor teknologi LiFi sejak tahun 2011, namun ini adalah pertama kalinya LiFi digunakan dalam kehidupan nyata, biasanya hanya digunakan pada lab nya saja.

Deepak Solanki, CEO Vermenni, mengatakan kepada International Business Times bahwa teknologi ini dapat dipasarkan pada konsumen dalam tiga atau empat tahun ke depan.

Namun, karena keterbatasan LiFi, hal tersebut kemungkinan besar akan berjalan secara paralel dengan teknologi yang ada untuk meningkatkan kecepatan jaraingan dan efisiensi.

Namun, apabila infrastrukturnya memadai, LiFi bisa jadi akan lebih banyak digunakan, terutama jika digunakan dengan bola lampu kami, kata Profesor Haas pada TED Talk 2011.

Seperti kata Haas, “Yang perlu kita lakukan adalah menyesuaikan microchip kecil untuk setiap perangkat pencahayaan potensial dan ini kemudian akan menggabungkan dua fungsi dasar: Penerangan dan transmisi data nirkabel”.

“Pada masa yang akan datang kita tidak akan hanya memiliki 14 miliar bola lampu, namun kita mungkin akan memiliki 14 miliar LiFis yang dikerahkan diseluruh dunia agar lebih bersih, lebih hijau atau bahkan masa depan yang lebih cerah”