Ada format gambar baru yang perlu untuk diketahui oleh para desainer, ini bukan tentang GIF, PNG atau JPG lagi.

Beberapa format gambar raster yang digunakan sekarang sudah ada sejak 1987, ketika gambar GIF pertama kali diperkenalkan oleh CompuServe, sedangkan JPG dan PNG yang masing-masing muncul diawal dan pertengahan 90-an.

Jika anda berfikir tentang berapa banyak inovasi yang telah dilakukan oleh browser selama 17 tahun terakhir, tentu sangat banyak, dan format gambar tampaknya juga perlu berkembang. Bukan berarti GIF, JPEG dan PNG tidak berkembang, karena semaunya pun punya perbaikan-perbaikan sendiri.

format gambar baru nih

foto via 245tech.com

Namun sesuai dengan kemajuan teknologi, ditemukan pendekatan yang lebih efisien yang tidak selalu kompatibel dengan standar sejak 1980-an. Berikut ini adalah 3 format gambar baru yang perlu diketahui desainer.

1. WebP

Berlandaskan teknologi yang pertama kali dirilis pada tahun 2008, WebP diumumkan oleh Google sebagai sebuah “open standard” pada tahun 2010 untuk optimasi gambar dengan warna yang asli.

Tampak mirip dengan JPEG untuk beberapa alasan, namun format ini menjanjikan transparansi alpha, optimasi lossless dan bahkan animasi. WebP memiliki keunggulan kompresi 26% lebih baik dibanding PNG.

2. JPEG 2000

JPEG 2000 ini mirip dengan WebP dalam hal lossy compression, transparansi alpha dan performa yang lebih baik dibandingkan JPEG dalam kualitas yang rendah.

Namun, ini berbeda dalam support “progressive loading” dan hanya menggunakan satu algoritma untuk kompresi lossy dan lossless, serta dapat mengoptimalkan daerah inpidual dalam kepentingan yang berbeda dalam sebuah file yang sama.

Format ini telah didukung oleh Safari dan iOS dan memberikan keuntungan kompresi 20% dibanding JPEG.

3. JPEG Extended Range (JPEG XR)

Sebelumnya ini dikenal dengan Windows Photo Media dan HD Photo, JPEG XR adalah format yang dimiliki Microsoft yang sejak itu dirilis sebagai standar terbuka.

Seperti namanya, JPEG XR adalah generasi baru dari JPEG yang menawarkan kompresi yang lebih baik pada tingkat kualitas yang lebih tinggi, selain itu juga memiliki transparansi alpha dan decoding yang lebih efisien.