Fitur Windows 10 yang berbahaya dan perlu diwaspadai — Windows 10 saat ini memang sedang ramai diperbincangkan, setelah peluncurannya pada tanggal 29 Juli 2015 lalu, berita tentang Windows 10 menghiasi halaman-halaman website berita maupun sosial media.

Hadirnya Windows 10 memang disambut hangat oleh masyarakat dunia, terbukti, dalam dua hari saja windows 10 sudah terinstal di 67 juta komputer menurut laporan dari Windows Central per tanggal 31 Juli 2015.

windows 10

Windows 10 (Image:c.s-microsoft.com)

Namun Windows 10 juga memiliki fitur-fitur yang bisa membahayakan privasi penggunanya, dan itu menjadi ramai diperbincangkan di dunia maya. Berikut adalah beberapa hal poin harus diketahui oleh pengguna yang saat ini belum menggunakan atau yang telah terlanjur menginstal Windows 10.

1. Data akan tersinkronisasi secara otomatis

Ketika pengguna masuk ke Windows 10 menggunakan akun Microsoft, maka akan secara otomatis menyetel sinkronisasi data ke server Microsoft. Diantara data-data tersebut yaitu history di web browser, aplikasi yang digunakan/diinstal/disimpan, password Wi-Fi dan mobile hotspot

2. Cartona bak sebuah mata-mata

Windows 10 memiliki fitur baru yang disebut Cortana, yaitu sebuah asisten pribadi yang akan membantu penggunanya agar hidup lebih tertata. Namun sayangnya, asisten ini seperti sebuah mata-mata yang bisa saja membeberkan data-data pribadi penggunanya.

Perlu diingat bahwa Cortana mampu menganalisa suara pengguna, dengan begitu berarti semua informasi dari data suara pengguna tersebut terekam oleh Windows 10.

Baca juga: 

3. Data enkripsi pengguna tersimpan di OneDrive

Ketika pengguna mengaktifkan fitur enkripsi dari perangktnya, maka Windows 10 secara otomatis akan melakukan enkripsi data yang didownload dan kemudian memindahkannya ke akun OneDrive pengguna. Hal tersebut bukanlah sesuatu yang buruk, tapi bagaimanapun juga pengguna berhak mengetahui hal tersebut, harus mengetaui data Anda tersimpan dimana.

4. Pengiklan akan mengetahui karakter pengguna

Pada saat pertama kali mengaktifkan Windows 10, setiap pengguna akan diberikan sebuah identitas iklan atau advertising ID. Nantinya identitas tersebut akan bisa dipergunakan oleh para pengembang dan pengiklan untuk mengumpulkan profil karakter dari setiap pengguna windows 10.

Jika Anda merasa kurang nyaman dengan hal tersebut, maka bisa menonaktifkan setelan otomatisnya. Orang yang tidak menyadari mengenai hal tersebut bisa jadi ‘korban’ Windows 10.

5. Microsoft dapat membeberkan data para pengguna

Ini merupakan hal yang sangat patut diwaspadai oleh setiap pengguna sistem operasi windows 10. Microsoft dengan kebijakan privasi barunya menyebutkan bahwa perusahaan raksasa tersebut memiliki hak untuk membeberkan data-data personal penggunanya.

Kami akan mengakses & mengungkapkan data pribadi pengguna, termasuk konten (seperti isi email, komunikasi pribadi pengguna atau file yang ada di dalam folder pribadi), pada saat kami yakin bahwa melakukan hal tersebut diperlukan guna melindungi atau menegakan keadilan bagi setiap pelanggan kami dengan persyaratan yang diatur oleh pengguna layanan

seperti itulah kita-kira isi pernyataan privasi Microsoft.

Dengan itu para pengguna Windows 10 harus lebih hati-hati dengan setiap pernyataan Microsoft. Jika Anda ingin mengetahui info lengkap tentang hal tersebut, Anda bisa baca tautan berikut ini dan ini.

pernyataan privasi microsoft

Gambar: imgur.com

 

Untuk pengaturan privasi lainnya yang bisa berbahaya bisa Anda lihat gambar ini.