Ngecas iPhone – Anda mungkin pernah mendengar bahwa pengisian daya atau charge iPhone semalam penuh tidak baik bagi baterai.

Menurut Battery University, sebuah situs yang dijalankan oleh perusahaan Cadex, pengisian daya ponsel ketika sudah terisi penuh menempatkan ponsel pada tingkat stres yang tinggi, tensi yang tinggi, yang dapat menghasilkan reaksi kimia dan bisa mengakibatkan kerusakan permanen.

Namun lupakan itu..

Dalam sebuah jawaban brilian di situs diskusi Quora, penulis teknologi Jesse Hollington menjelaskan segala sesuatu yang perlu Anda ketahui tentang bagaimana baterai smartphone bekerja, seperti dilansir laman Times of India, Senin (14/03/16).

“Pengisian iPhone semalaman tidak akan membahayakan baterai Anda sedikitpun,” kata Jesse.

charge iphone

Ilustrasi charge iPhone (Image: store-bd.com)

Selain itu, “Mengisi daya iPhone dari 90% tidak akan membahayakan baterai Anda juga, Anda tidak dapat mengisi daya iPhone secara berlebihan, atau perangkat elektronik modern lain, dalam hal ini”, tambahnya.

“Setiap perangkat yang menggunakan baterai Lithium Ion atau Lithium Polymer harus menggabungkan sirkuit pengisian yang dapat memotong daya pengisian ketika sudah mencapai 100%”, ungkap pakar teknologi ini.

Pada dasarnya baterai smartphone sudah cukup pintar seperti pintarnya (smartphone) telepon pintar itu sendiri. Apple, Samsung dan semua perusahaan teknologi ternama, hampir setiap produknya menggunakan baterai berbasis lithium, dan menggunakan praktik terbaik ini.

Disamping itu, baterai lithium ion juga dihitung jumlah pengisiannya sudah berapa kali, siklus pengisian sekitar (500 kali saja dalam kasus iPhone), biasa disebut dengan “charge cycle“, ini mengacu pada pengisian kembali secara penuh, dan pengisian ulang hanya menggunakan sebagian “charge cycles“.

“Dengan kata lain, setiap kali Anda mengisi iPhone Anda lebih dari 90%, maka Anda dianggap menggunakan 1/10, atau 10%, dari siklus biaya (charge cycle) komplit,” jelas Jesse.

“Namun, jika Anda sengaja menguras baterai Anda ke nol dan kemudian mengisi ulang itu, melainkan bukan mengisi pada saat perlu mengisi, Anda tidak perlu menggunakan charge cycle lengkap”, tambah Jesse.

“Jelas, jika Anda menggunakan iPhone Anda sampai baterai hampir mati, itu wajar, namun tidak perlu dengan sengaja menggunakan daya hingga habis sebelum mengisi ulang, dan Anda benar-benar memperpendek usia baterai Anda jika melakukannya.”, ungkap Jesse.

Wah ternyata begitu ya, terlalu sering mengisi daya baterai secara tidak benar bisa meningkatkan angka charge cycle, dimana katika sudah mencapai angka maksimum, maka baterai tersebut harus diganti. Jadi jangan sering-sering ngecas iPhone jika memang persentase dayanya belum kritis ya, jika ingin baterainya hidup lebih lama.