Cara unroot Android — Melakukan rooting ponsel Android biasanya jadi salah satu pilihan bagi pengguna Android agar perangkatnya bisa lebih optimal, karena setelah melakukan proses tersebut pengguna bisa melakukan berbagai hal yang sebelumnya tidak bisa, seperti Custom ROM, menambah RAM, atau memindahkan aplikasi maupun game ke memory card.

Proses rooting ini memang membuat ponsel terasa lebih maksimal, namun cara tersebut memiliki efek samping yang harus diterima dengan lapang dada oleh pengguna, yaitu hilangnya garansi resmi dari vendor. Hal tersebut akan terasa apabila terjadi kerusakan maka Anda tidak bisa mengklaim dan meminta garansi.

– Baca juga: Cara Root Android Tanpa PC

Selain itu efek rooting adalah handphone Android jadi rentan terhadap virus dan malware. Jadi untuk yang sudah terlanjur melakukan rooting dan merasa agak menyesal maka jangan khawatir, karena tulisan ini akan memberikan sedikit tips bagaimana cara melakukan proses unroot atau mengambalikan kondisi ponsel seperti semula.

Berikut cara mudah melakukan unroot ponsel Android yang bisa Anda ikuti.

1. Install Aplikasi SuperSU (Anda bisa cari di Play Store). Namun apabila sudah melakukan root, aplikasi ini tentulah sudah terinstall di ponsel Anda.
2. Langkah berikutnya yaitu jalankan aplikasi tersebut. Pada pilihan menu SuperSU pilih opsi Allow pada superuser.
3. Lalu masuk ke menu Setting.
4. Arahkan ke bagian bawah lalu akan terlihat pilihan Full Unroot. Pilihlah menu tersebut untuk melakukan unroot ponsel Android. Selanjutnya tap pada tombol Continue dan seketika proses akan mulai berjalan untuk menghilangkan root system.

Unroot Android dengan SuperSU

Unroot Android dengan SuperSU (Foto:naldotech.com)

5. Langkah terakhir lakukan restart/reboot Android. Ketika ponsel hidup kembali, maka ponsel Anda sudah terlihat seperti sebelum unroot. Selamat.

Itulah cara melakukan unroot Android dengan menggunakan SuperSU, gimana cukup mudah bukan? Nah, untuk memastikan ponsel Android sudah selesai di unroot maka silahkan install aplikasi root checker untuk melihat status ponsel tersebut. Wow, proses klaim jika terjadi kerusakan dan minta garansi ke vendor berlaku lagi donk ya? Selamat :)