Mencegah pencurian gambar di website maupun blog tentu ada baiknya untuk dilakukan jika Anda tidak ingin orang lain seenaknya menggunakan karya Anda.

Masalah pencurian gambar yang ada di halaman website kerap kali terjadi, umumnya fotografer yang banyak mengeluh soal ini, karena merekalah yang sudah bersusah payah mengambil gambar tersebut dengan kameranya.

Memang tidak bisa 100% kita mencegah pencurian gambar di website, namun terdapat banyak cara untuk mengurangi pencurian tersebut (bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati), atau bisa dibilang mempersulit proses pencurian gambar, terutama dari orang awam.

Website yang sifatnya terbuka tentu membuat orang leluasa untuk menyimpan gambar yang ada dihalaman website dan menggunakannya sesuka hati. Bisa dibayangkan jika seorang fotografer mengambil gambar dengan susah payah, bahkan hingga keluar negeri. Lalu tanpa disadari gambarnya yang ada di website diambil dan digunakan untuk keperluan komersil oleh orang yang tidak dikenal, atau bahkan digunakan untuk perlombaan dan menang dengan hadiah yang sangat besar. Namun fotografer nya tidak dapat apa-apa karena dia tidak tau.

pencurian gambar di website

Ilustrasi (Image: komando.com)

Nah untuk itu perlu dilakukan teknik-teknik tertentu yang bisa setidaknya mengurangi atau mempersulit pencurian gambar.

– Baca juga: Cara Mencari Gambar Gratis Secara Legal di Google

Ada beberapa cara untuk mencegah pencurian gambar di website, pada kesempatan ini Jurnalweb.com akan berbagi tips nya untuk Anda, khususnya untuk website yang menggunakan engine WordPress.

1. Disable Right Click

Mencuri gambar dari sebuah website sangat mudah, tinggal klik kanan lalu pilih “save image as” untuk mendownloadnya. Untuk mencegah hal tersebut maka Anda perlu untuk mematikan fungsi klik kanan pada gambar.

Untuk caranya silahkan baca di tulisan jurnalweb sebelumnya Cara Disable Klik Kanan Pada Gambar di Halaman Web.

cara lain, Anda juga bisa menggunakan plugin WP Content Copy Protection, plugin ini akan mematikan fungsi klik kanan pada gambar.

2. Gunakan Watermark

Sebuah gambar yang tidak memiliki watermark tentu saja akan samakin disenangi oleh pencuri, karena mereka bisa sesuka hati menggunakan tanpa diketahui. Namun jika Anda menggunakan watermark, maka gambar yang Anda miliki akan diberi tanda pengenal, bisa berupa logo/icon atau teks yang bisa ditempatkan di posisi tertentu pada gambar.

Anda bisa menggunakan plugin seperti Easy Watermark untuk melakukan hal tersebut dengan lebih mudah.

3. Disable hotlinking gambar di WordPress

Cara lain yang umum dilakukan untuk mencuri gambar dari website adalah dengan memuat dari sumber aslinya, dalam arti gambar tetap berada di hosting sang pemilik gambar, namun ditampilkan dihalaman website si pencuri, dengan begitu sebenarnya bukan hanya mencuri gambar namun juga mencuri bandwidth.

Cara seperti itu biasa disebut hotlinking. Untuk mencegahnya tentu harus menonaktifkan hotlinking.

Untuk melakukan hal tersebut, pertama buat file tanpa nama dengan ekstensi .htaccess

Lalu tuliskan script berikut didalamnya

RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?jurnalweb.com [NC]
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?google.com [NC]
RewriteRule \.(jpg|jpeg|png|gif)$ – [NC,F,L] 

Jangan lupa untuk mengganti jurnalweb.com di script tersebut dengan nama domain website Anda.

4. Tambahkan peringatan hak cipta / copyright

Menambahkan pemberitahuan atau peringatan hak cipta (copyright) pada website Anda juga dapat mencegah orang untuk mencuri gambar. And bisa menambahkan pemberitahuan hak cipta ke file footer pada website Anda dalam teks biasa atau dengan HTML seperti ini

Copyright © 2009-2016 Jurnalweb.com

Agar tahunnya otomatis berganti setiap tahun, maka harus dibuat lebih dinamis, baca tulisan berjudul “Update Footer Website Anda Secara Dinamis Dengan Javascript dan PHP” ini agar tahun di footer bisa otomatis berganti setiap tahun.

5. Buat aturan atau pemberitahuan di halaman khusus tentang pelarangan pencurian

Tidak ada cara lain untuk mencegah pencurian gambar di website tanpa kesadaran hukum yang dimiliki oleh sang pencuri, untuk itu pemilik website juga perlu untuk memberikan ketentuan privasi dan hak cipta tersebut di halaman tertentu, misal di halaman Term of Services. Biasanya orang akan membaca halaman ini sebelum dia menggunakan atau mengambil sesuatu dari website Anda.