Cara freelancer mengatur dan mengamankan uang dalam sebuah proyek | Menjadi seorang freelancer memang asyik dan menantang, namun apabila tidak berhati-hati maka bisa mengakibatkan kerugian finansial yang cukup besar.

Seorang freelancer biasanya dalam sebuah proyek akan membuat sebuah perjanjian dengan klien nya, ada yang hanya perjanjian dimulut saja, namun hal tersebut sangat tidak disarankan dan lebih baik membuat perjanjian yang tertulis.

Jika tidak berhati-hati dalam sebuah proyek, seorang freelancer bisa sangat dirugikan, dibuat kesal, jengkel dan tidak jarang bisa berakibat keributan dan merusak hubungan persahabatan, apalagi jika sudah berhubungan dengan uang kontrak yang tidak dibayarkan sedangkan proyek sudah selesai di kerjakan. Sedangkan kehidupan terus berlanjut, biaya hidup sehari-hari terus mengalir keluar, jika tidak diatasi maka bisa menyulitkan diri sendiri.

Untuk mengatasi hal tersebut, Cole Henley seorang pakar yang sudah sangat berpengalaman dalam urusan keuangan ini memberikan beberapa tips untuk para freelancer ketika bekerja dalam sebuah proyek agar semua pihak senang termasuk klien, seperti Jurnalweb nukil dari Creativebloq, Kamis (18/08/2016).

1. Buat Kontrak

Cole Henley

Cole Henley menyarankan freelancer gunakan kontrak (Image: Creativebloq.com)

Kontrak harus dibuat karena hal ini akan membantu untuk menguraikan soal pembayaran kepada klien pada sebuah proyek, pada kontrak ini bisa dituliskan berapa besar uang muka yang diinginkan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan dan bagaimana sistem pembayaran akan dilakukan, kapan jatuh tempo, dan apa sangsi jika terjadi keterlambatan.

– Baca juga: 6 Modal Utama Kerja Freelance, Jangan Cuma Nekat

Dalam proyek yang berhubungan dengan pembuatan website tidak perlu menggunakan biaya mahal, tidak perlu menggunakan jasa pengacara untuk menyusun surat kontrak yang mengikat satu sama lain antara penyedia jasa dan klien, Anda bisa menggunakan contoh-contoh surat kontrak yang ada di Internet, karena itu sudah cukup bagus dibanding tidak menggunakan kontrak sama sekali.

Kontrak bisa menjadi sangat penting untuk memastikan arus kas melalui penjelasan tentang jadwal pembayaran. Sebuah agensi ataupun seorang freelancer harusnya melakukan ini dalam sebuah proyek, hal ini untuk memastikan cadangan kas stabil karena pembayaran yang cepat dari pekerjaan yang telah diselesaikan.

2. Penagihan mingguan

Andrew Clarke

Andrew Clarke (Image: jeplon.co.uk

Arus kas adalah salah satu alasan Andrew Clarke memilih pembayaran mingguan di agensinya yaitu Stuff and Nonsense, hal ini dianggapnya baik untuk usahanya serta untuk si klien.

“Sudah umum bagi klien untuk melakukan pembayaran deposit antara 25 hingga 20 persen, dan sisanya bisa dibayarkan pada saat penyelesaian. Hal ini dapat meletakan bebas pada arus kas bagi usaha kecil ataupun kelas menengah,” kata Clarke.

“Klien UKM kami mengapresiasi pembayaran mingguan karena mengurangi bebas pada arus kas mereka karena pembayaran yang besar pada akhir proyek,” tambah Clarke.

Namun hal yang cukup penting ini juga perlu dibicarakan dengan klien, jangan sampai mereka juga dibuat kesal dengan penagihan yang dilakukan terus menerus setiap minggu, jadi komunikasi dengan mereka bagaimana metode pembayaran yang mereka inginkan dan jabarkan juga yang Anda inginkan agar bisa dicari solusi yang paling baik untuk kedua belah pihak.

3. Atur pengeluaran

Salah satu hal yang sangat penting untuk mengamankan dan mempertahankan pekerjaan adalah dengan mengetahui seberapa besar Anda harus memberikan harga dan memastikan harga tersebut kompetitif, dan sesuaikan juga dengan gaya dan biaya hidup Anda.

cash-flow freelancer

Ilustrasi freelancer mengatur pengeluaran (Image: lifehacker.com)

Memahami apa yang Anda butuhkan untuk bisa bertahan dengan mempertimbangkan pengeluaran akan membuat Anda tahu seberapa besar harga yang akan Anda berikan kepada klien.

– Baca juga: 8 Cara Mendapatkan Klien Baru Dibidang Jasa Pembuatan Web

Freelancer tentu tidak boleh gegabah dalam hal ini, dalam industri web saat ini, banyak diantara kita yang bekerja dari mana saja menggunakan laptop dan memanfaatkan koneksi nirkabel dari sebuah cafe, atau tempat lainnya. Namun ini bisa berbahaya jika tidak dipertimbangkan dengan matang. Kita harus realistis dalam pengeluaran, baik profesional maupun pribadi, semua harus tercukupi.

Dengan melakukan perhitungan yang baik, akan sangat membantu untuk menjaga cadangan uang yang akan disimpan untuk memenuhi kewajiban lain, semisal pajak dan biaya tak terduga lainnya.