Agar website lebih menarik dan diperhatian oleh pengunjung — Tahukah Anda bahwa manusia rata-rata mendapatkan perhatian yang lebih sedikit dibanding dengan ikan emas peliharaan (goldfish’s attention)? Dalam waktu 15 tahun terakhir rentang rata-rata perhatian orang telah turun 12-8 detik,  hanya 1 detik dibawah rata-rata toko hewan / ikan mas peliharaan.

Jadi apa yang dapat dilakukan pada detik-detik yang berhaga tersebut untuk menarik perhatian pelanggan? Apakah membuat animasi banner yang besar dan dibuat dengan flash atau menggunakan video? Hm…

perhatian pengunjung

Ilustrasi fokus perhatian (Image: gifstumblr.com)

Sebenarnya, jawaban yang lebih sederhana dan berdasarkan beberapa studi dari para pengamat website adalah beberapa poin berikut ini.

1. Ini semua tentang waktu muat website. Jangan buang detik-detik berharga dengan membuat pengunjung menunggu terlalu lama untuk membuka halaman web Anda.

2.  “Less content is more content“. User tidak membaca. Mereka melakukan scanning untuk kata kunci atau gambar yang memberikan mereka rasa lebih yang nantinya memutuskan apakah mereka harus mengabaikan atau memperhatikan.

3. Sebuah gambar bernilai seribu kata. Fotografi dan ilustrasi adalah ‘kuda’ pekerja dalam website Anda. Mereka tidak hanya bercerita lebih baik dibanding teks, namun mereka juga menarik perhatian.

4. Whitespace is Not Dead Space. Istilah tersebut banyak sekali kita dengar. Bahwa spasi atau ruang putih yang tidak ada isinya di website Anda bukan berarti tidak berguna. Banyak orang berpikir untuk menempatkan apapun di halaman website mereka, sebanyak mungkin informasi dalam satu layar karena rasa takut mereka bahwa pengguna mungkin akan kehilangan sesuatu yang penting. Namun pada kenyataannya, pengunjung mengabaikan banyak hal dari apa yang dipikirkan tersebut.

5. Semua orang melakukan scroll. Bukti menunjukan bahwa melakukan scroll halaman website adalah hal yang natural seperti halnya klik. Jadi haruskah informasi penting berada diatas? IYA. Haruskah semua informasi berada diatas? TIDAK.

6. Tombol Call to Action yang simpel. Pelajari apa itu call to action, ini bisa berbagai macam, bisa tombol, atau ajakan untuk melakukan klik, daftar, atau apapun. Kita sering berpikir bahwa pilihan adalah hal yang baik untuk pelanggan. Namun studi perilaku menunjukan bahwa lebih banyak pilihan malah membuat mereka tidak melakukan tindakan apapun. Cukup satu, namun sangat sederhana, namun cukup mencolok, itu akan sangat baik untuk website dan akan memacu lebih banyak aksi dari pengunjung dan mendapatkan perhatian lebih.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda terapkan pada website Anda agar mendapatkan perhatian lebih dari pengunjung. Selanjutnya mungkin kita akan bahas tentang pentingnya waktu muat website.