Aplikasi penghemat baterai Android | HP Smartphone sekarang sering kehabisan baterai, lebih jengkel lagi kalau habisnya pada saat-saat kritis dan penting. Bisa kacau segala urusan kalau seperti itu, mau mengabari orang tua jadi susah, mau mencari informasi jadi susah, mau memesan transportasi umum tidak bisa, pulang jadi terlambat deh.

Masalah kehabisan baterai terlalu dini tersebut sangat sering terjadi saat ini, bukan hanya Anda, namun sebagian pengguna smartphone mengalami hal tersebut.

Smartphone sekarang memiliki banyak sekali fungsi-fungsi yang canggih untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Segalanya mengandalkan smartphone, akhirnya Anda harus menerima konsekuensi bahwa baterai jadi cepat habis. Boros baterai.

– Baca juga: 10 Aplikasi Android yang Paling Banyak Memakan Memori RAM dan Ruang Penyimpanan Data

Solusi yang sering dilakukan orang untuk mengatasi borosnya baterai tersebut adalah dengan menggunakan fasilitas-fasilitas pengiri baterai seperti powerbank, colokan listrik dimana saja yang ditemukan baik itu di cafe, stasiun, bandara dan lainnya. Namun sering kali hal tersebut juga tidak praktis.

Berbagai Aplikasi Untuk Menghemat Baterai Android

Cara terbaik agar baterai tidak cepat habis adalah dengan melakukan pengiritan, bisa dengan mengurangi aktifitas di smartphone dan menginstall aplikasi-aplikasi untuk menghemat daya baterai, seperti yang jurnalweb rangkum dari laman CNET.

1. Greenify

greenify

Greeenify bisa menghemat baterai tanpa mematikan aplikasi, dia akan mengatur semua program yang berjalan di Android Anda untuk memasuki mode hibernasi.

Pengguna bisa menyeleksi aplikasi apa saja yang ingin dihibernasi supaya program-program penting seperti alarm dan messanging bisa tetap berjalan.

Dengan begitu ponsel akan membutuhkan daya lebih sedikit pada saat “membangunkan” aplikasi yang sedang dihibernasi, dari pada harus memanggilkan dari awal jika aplikasi dimatikan.

Untuk para pengguna Android 6.0 Marshmallow, Greenify menyediakan berbagai fitur khusus yang mendompleng fungsi “Doze” penghemat daya yang disediakan sistem operasi tersebut.

Berbagai fitur khusus Marshmallow ini termasuk Agrresive Doze yang akan membuat ponsel memasuki mode hibernasi dalam beberapa menit setelah tak lagi dipakai, juga ada Shallow Hibernation yang berfugnsi menghentikan sementara (suspend background process) tanpa mematikannya.

2. DU Battery Saver & Phone Charger

Du Battery Saver

DU Battery Saver & Phone Charger memilik tampilan antarmuka yang sangat bagus, namun bukan hanya itu saja karena mereka juga menyediakan berbagai macam shortcut dan settingan untuk mengatur penggunaan daya baterai Anda.

Aplikasi ini juga dapat melihat aplikasi nama saja yang paling boros baterai, serta aplikasi mana yang bisa dimatikan tanpa mempengaruhi kerja Anda.

Selain tersedia versi yang bisa diunduh secara gratis di Google Play, terdapat pula versi berbayar dengan fungsi yang lebih menjanjikan dimana mereka menyebut bisa menghemat baterai hingga 70 persen. Harganya hanya 3 dollar.

– Baca juga: 5 HP Android Baterai Besar dan Tahan Lama

3. Green Battery Saver & Manager

Green Battery Saver

Green Battery Saver & Manager dahulunya dikenal dengan nama Battery Aid. Aplikasi Green Battery Saver & Manager ini mempunyai beberapa pilihan untuk memperpanjang daya baterai hingga beberapa jam lebih lama. Wawww.

Aplikasi ini dapat mematikan Wi-Fi, Bluetooth serta koneksi data secara otomatis ketika digunakan, atau pada saat waktu tertentu yang diatur sebelumnya.

Green Battery Saver & Manager juga bisa diatur supaya membatasi jarak waktu sinkronisasi data email, musik, foto ataupun buku digital supaya ponsel tidak terus menerus berusaha untuk mengirim dan menerima data secara otomatis.

Pada versi gratis aplikasi ini menyediakan berbagai shortcut ke pengaturan ponsel seperti tingkat kecerahan layar. Sedangkan versi berbayarnya memiliki fitur tambahan seperti statistik baterai dan dapat menghilangkan iklan yang cukup mengganggu.

4. Go Battery Saver & Power Widget

Go Battery Saver

Go Battery Saver & Power Widget menawarkan kita fungsi penghematan daya yang beragam dan itu semua bisa Anda pilih. Para pengguna dapat mengaktifkan berbagai preset untuk bisa mengirit daya sampai tingkatan paling ekstrim.

Disamping itu tersedia juga pilihan untuk membuat mode kostumasi agar bisa mengatur sendiri penghematan baterai apa saja yang akan dilakukan.

Go Battery Saver & Power Widget mengawasi aplikasi untuk bisa menemukan aplikasi mana yang paling paling boros dalam penggunaan baterai.

Tersedia juga sebuah widget pada homescreen yang dapat dipakai sebagai sebuah shortcut, lengkap dengan opsi membeli skin tambahan agar aplikasi lebih ciamik.

5. Avast Battery Saver

Avast Battery Saver

Avast Battery Saver – Anda tentu sudah sering mendengar Avast antivirus, mereka ternyata juga mmebuat aplikasi untuk menghemat baterai Android, hebatnya mereka bsia memprediksi dengan cukup akurat kapan baterai akan habis.

Aplikasi ini memiliki berbagai fitur yang dapat digunakan untuk mengatur aspek-aspek perangkat seperti tingkat kecerahan layar, Wi-Fi, sinkronisasi data dan fitur vibration yang sangat berpotensi untuk membuat baterai jadi boros.

Tersedia setidaknya empat buat preset (Home, Night, Work & Super-Saving Emergency Mode) yang dapat diplih dan diatur lagi sesuai kebutuhan Anda nantinya.

Aplikasi Avast baterai ini juga dapat diatur supaya berganti preset penggunaan daya secara otomatis yang disesuaikan dengan pergantian situasi ponsel Anda, sebagai contoh pada saat berganti Wi=Fi dari jaringan kantor ke jaringan rumahan.

6. Battery Doctor

Battery Doctor

Battery Doctor adalah aplikasi untuk menghemat baterai Android yang memiliki tampilan mirip dengan DU Battery Saver. Mempunyai tiga fase utama dalam pengisian baterai. Selain itu memiliki fungsi untuk optimasi memori untuk melengkapi aplikasi penghemat baterai ini.

7. Deep Sleep Battery Saver

Deep Sleep Battery Saver

Deep Sleep Battery Saver ini memiliki fitur yang lebih hebat dengan penggunaan mode deep sleep didalamnya. Mode ini memungkinkan smartphone untuk mematikan sementara semua jaringan data serta aplikasi di layar belakang, namun akan aktif dalam jangka waktu tertentu untuk mendownload semua pembaharuan aplikasi seperti chat terbaru dari teman-teman Anda, email dan aplikasi internet lain.

8. Easy Battery Saver

Easy Battery Saver

Easy Battery Saver mirip dengan DU Battery Saver, aplikasi Easy Battery Saver juga mempunyai fungsi untuk menghemat baterai Android yang memiliki kelebihan dengan memberikan “quick status” pada halaman utama tentang kondisi daya terkini pada ponsel Anda. Info utama yang akan Anda terima dari aplikasi ini adalah estimasi berapa lama lagi betarai akan habis misalnya.

9. Battery Optimizer: Clean Daily

Battery Optimizer Clean Daily

Battery Optimizer: Clean Daily merupakan aplikasi terakhir yang akan kita bahas pada tulisa kali ini. Aplikasi ini adalah aplikasi buatan McAfee (Intel Security) yang tidak hanya dibuat untuk menghemat baterai perangkat Android Anda tapi juga dapat digunakan untuk melakukan optimasi memory dan media penyimpanan.

– Baca juga: 10 Smartphone Dengan Waktu Isi Ulang Baterai Paling Cepat

Battery Optimizer: Clean Daily bisa membersihkan RAM, media penyimpanan internal dari beragam file junk yang tidak terpakai, serta bisa mengatur sumber daya perangkat berdasarkan besar kecilnya kapasitas baterai yang tersisa di perangkat Anda.

Terdapat juga fungsi untuk melakukan monitoring secara kostumasi data tiap bulan supaya tidak melebihi kuota, serta tombol “Quich Boost” untuk melakukan optimasi kinerja serta betari perangkatdengan satu kali klik saja.

Itulah berbagai aplikasi yang bisa menghemat daya baterai Anda, semuanya gratis dan bisa Anda dapatkan sekarang juga di Android Play Store.