Pengertian EDM – Pernahkan Anda mendengar orang berbicara tentang EDM dan bertanya-tanya apa itu EDM. Jika kita mencari di Google maka EDM yang muncul adalah electronic dance music. Namun bukan itu yang kita maksud, dan bukan bidang itu juga yang akan kita bahas dalam artikel kali ini.

EDM merupakan singkatan dari Event Driven Marketing, Electronic Direct Marketing, Email Direct Marketing ataupun Electronic Direct Mail.

Event Driven Marketing adalah ketika ada perubahan pada keinginan para pelanggan atupun individual, ketika peristiwa penting atau peristiwa besar terjadi, dan hal ini telah diidentifikasi. Dimana acara tersebut dapat mengubah perilaku normal dari pelanggan dan terhadap pemikirannya, dia menawarkan alasan untuk berkomunikasi dengan pelanggan.

EDM email marketing

EDM email marketing (Image: digitalthing.com.au)

Seorang marketer, ketika dia memiliki banyak pengetahuan, informasi dan mengerti tentang pelanggannya maka hasilnya dia bisa memberikan penawaran proposal yang lebih relevan pada saat yang tepat.

Untuk membuat Anda lebih paham tentang Event Driven Marketing, laman selligent ini memberikan sebuah diskusi menarik yang bisa Anda simak.

Saat kita berbicara tentang EDM dalam artian electronic atau email direct marketing, kita mengacu pada sebuah alat pemasaran untuk mengkomunikasikan sebuah pesan komersial kepada pelanggan potensial ataupun kepada pelanggan yang sudah dimiliki atau member atau bisa juga disebut subscriber yang sudah dimiliki melalui email mereka.

Anda juga bisa membaca pengertian direct email marketing dari laman SearchCRM.

Electronic Direct Mail sesungguhnya berarti pemasan melalui email atau email marketing. Secara harfiah merupakan pemasaran langsung dari sebuah pesan komersial kepada orang lain melalui email.

Pesan yang disampaikan termasuk iklan, penawaran, permintaan bisnis, ajakan untuk kerjasama penjualan, sumbangan dan lain sebagainya. Namun lebih sering merupakan sebuah penawaran dan ajakan.

Tujuan EDM

Tujuan EDM adalah untuk meningkatkan hubungan dengan membangun brand awareness (agar merek lebih dikenal), membangun kepercayaan dan loyalitas serta untuk mendorong bisnis agar bisa berulang, misalnya agar pelanggan selalu berminat untuk melakukan pembelian kepada mereka yang menawarkan tersebut.

EDM juga digunakan ketika salah satu bisnis menambahkan sebuah iklan dengan pesan email yang dikirim oleh perusahaan lain untuk pelanggan mereka. Email yang dikirimkan biasanya langsung dikirimkan atau disebarkan kepada banyak orang/pelanggan sekaligus.

EDM cukup efektif untuk menciptakan minat orang lain terhadap produk dan layanan yang ditawarkan, menjaga bisnis di depan para pelanggan potensial sehingga mereka tidak ragu dan siap untuk membeli, dan bahkan untuk membeli lagi secara berulang kali.

Email yang dikirimkan biasanya dilakukan secara berkala dan berkelanjutan, hal ini terkadang bisa membuat pelanggan menjadi bosan dan terkadang kesal dengan email yang mereka terima secara terus menerus, oleh karena itu pihak yang membuat EDM harus sebisa mungkin menciptakan email yang tidak membosankan, termasuk dengan merancang email tersebut semenarik mungkin, baik desain maupun isinya.