Microsoft bergabung dengan Linux Foundation | Berita mengejutkan pada malam hari ini datang dari raksasa software Microsoft, dimana Micorosoft hari ini resmi bergabung dengan Linux Foundation sebagai anggota platinum dengan biaya paling tinggi.

Kabar tersebut diumumkan oleh Linux Foundation, yayasan nirlaba yang selama ini memajukan manajemen open source secara profesional untuk kolaborasi masa ini, pada acara Microsoft Connect(); yaitu acara para developer/pengembang di New York.

microsoft love linux

Microsoft love linux (Image: techcrunch.com)

Mulai dari cloud computing dan jaringan untuk game, Microsoft terus meningkatkan keterlibatan mereka dalam proyek-proyek open source dan kominitasnya. Perusahaan ciptaan Bill Gates tersebut saat ini menjadi kontributor open source utama di GitHub dan awal tahun ini juga sudah menunjukan komitmen-komitmen mereka terhadap open source.

Sebagai contoh Microsoft sebelumnya sudah merilis open source .NET Core 1.0; berpartner dengan Canonical untuk membawa Ubuntu ke Windows 10; bekerja dengan FreeBSD untuk merilis sebuah gambar untuk Azure; dan setelah memiliki Xamarin, Microsoft mengopensource kan software development kitnya. Selain itu Microsoft juga bekerja dengan sejumlah perusahaan seperti Red Hat, SUSE dan lainnya untuk mendukung solusi mereka dalam produk-produknya.

– Baca juga: Microsoft Rilis Linux Debian | Download Disini

“Sebagai sebuah perusahan dengan platform cloud kami berkeinginan untuk membantu pengembang untuk mencapai hal yang lebih banyak lagi menggunakan platform dan bahasa yang mereka ketahui,” kata Scott Guthrie, Executive Vice President, Microsoft Cloud & Linux Group, seperti yang Jurnalweb kutip dari laman Venture Beat, Kamis 16/11/2016.

“Linux Foundation adalah rumah yang bukan hanya untuk Linux, namun rumah bagi banyak proyek open source milik komunitas yang inovatif. Kami sangat antusias untuk bergabung dengan Linux Foundation dan bermitra dengan komunitas untuk membantu pengembang memanfaatkan pergeseran ke cloud & mobile experience“, tambahnya.

Microsoft sebelumnya juga sudah memberikan banyak kontribusi untuk beberapa proyek Linux Foundation, diantaranya Node.js Foundation, OpenDaylight, Open Countainer Initiative, R Consortioum dan Open API Initiative.

John Gossman, Arsitek di tim Microsoft Azure, akan bergabung dengen direksi Linux Foundation.

Anggota Platinum dari Linux Foundation lainnya yang membayar sekitar $500.000 untuk hak istimewa diantaranya Cisco, Fujitsu, HPE, Huawei, IBM, Intel, NEC, Oracle, Qualcom dan Samsung. Sedangkan Google, Facebook dan lebih dari selusin pengguna open source lainnya adalah sponsor Gold.

Untuk melihat daftar lengkap para anggota Linux Foundation, pembaca bisa mengujungi halaman member di situs Linux Foundation; http://www.linuxfoundation.org/about/members.

Gebrakan Microsoft dibawah pimpinan Satya Nadella memang terbilang banyak yang mengejutkan. Mereka sebelumnya juga merilis Visual Studio untuk Mac dan SQL Server untuk Linux.

Sekilas Tentang Linux Foundation

Linux Foundation merupakan organisasi pilihan bagi perusahaan dan para pengembang ngetop untuk membangun ekosistem yang mempercepat pengembangan teknologi terbuka dan adopsi komersial. Bersama-sama dengan komunitas open source dari seluruh dunia, mereke memecahkan masalah teknologi yang paling sulit sekalipun dengan menciptakan investasi teknologi terbesar secara besama-sama.

Didirikan pada tahun 2000, Linux Foundation kini mampu menyediakan alat, pelatihan, dan acara untuk memajukan proyek open source yang berdampak ekonomi yang tidak dapat dicapai oleh perusahaan lain.