Cara mengisi beterai ponsel agar cepat penuh menurut ilmu pengetahuan. Banyak orang bertanya, bagaimana cara mengisi baterai smartphone agar cepat penuh? Pertanyaan tersebut makin banyak ditanyakan sejalan dengan semakin majunya teknologi dan tingginya angka pengguna gadget saat ini.

Ponsel yang menyala sepanjang hari adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat saat ini. Makanya tidak heran kalau dalam tas yang dibawa untuk beraktivitas sepanjang hari terdapat banyak komponen yang berhubungan dengan daya baterai, seperti kabel charger, stop kontak portable dan power bank.

charge baterai ponsel

Charge baterai ponsel (Image: home.bt.com)

Namun sebenarnya ada waktu-waktu yang terbaik untuk mengisi baterai agar cepat terisi dengan penuh. Baterai berjenis lithium-ion yang banyak digunakan pada smartphone saat ini ternyata tidak selalu dapat menyerap listrik dengan cepat ketika diisi.

Ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat listrik cepat terisi dalam ponsel seperti dilansir Forbes Senin (4/4/2016). Waktu tersebut ternyata ketika kondisi baterai ponsel Anda sudah benar-benar merah dan tinggal beberapa persen saja, maka aliran listrik akan cepat masuk.

“Umumnya baterai bisa menerima aliran listrik yang tinggi ketika kapasitas daya sudah rendah,” ujar Mark Carlson.

Dia juga menambahkan, daya baterai ponsel yang tinggal 5% atau 20% bisa dengan mudah untuk terisi oleh aliran listrik dibandingkan ketika masih terisi diatas 50% atau setengahnya.

Hal tersebut bisa terjadi karena pada umumnya baterai lithium-ion mempunyai perlindungan pada kelebihan pengisian daya, kata Mark. Mekanisme tersebut diterapkan ketika baterai sudah hampir penuh dengan cara melakukan perlambatan kecepatan pengisian daya baterai.

Jadi berdasarkan informasi tersebut, ada baiknya kita selalu mengisi baterai ketika sudah sangat sekarat, karena bisa cepat penuh. Hal tersebut juga bisa memperpanjang masa hidup baterai, khususnya yang berjenis lithium-ion.